Home / BERITA DAN KEGIATAN / 78 Bidan dan 7 Dokter Diangkat PNS

78 Bidan dan 7 Dokter Diangkat PNS

bidan

KAYUAGUNG. PE – Sebanyak 78 bidan dan 7 dokter yang merupakan pegawai tidak tetap (PTT) dari Kementerian Kesehatan RI, dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI). Para bidan dan dokter terdiri orang dokter gigi dan 4 orang dokter umum ini diselimuti kabar gembira, sehingga mereka saat ini tengah melakukan verifikasi kelengkapan berkas sebelum disampaikan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis SKm MKes membenarkan ada puluhan bidan PTT dan beberapa dokter yang lulus seleksi CPNS. Saat ini mereka masih melengkapi berkas. “Ya, sekarang ini masuk dalam tahap pemberkasan untuk diajukan ke BKN,” ungkap Lubis.
Sementara pantauan di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan OKI, terlihat banyak bidan PTT yang tengah sibuk melengkapi syarat yang dibutuhkan. Mereka terlihat duduk di lantai-lantai kantor BKD OKI, sembari mengisi lembar per lembar berkas.

Desi Anggraini, salah satu bidan PTT di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Teluk Gelam mengaku sangat senang dan gembira atas informasi pengumuman kelulusan bidan PTT sebagai CPNS. “Saya mengabdi sebagai bidan di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Teluk Gelam sejak 10 tahun lalu. Alhamdulillah dengan adanya informasi kelulusan ini, saya merasa sangat senang dan bahagia. Informasi ini memang ditunggu lama dan hasilnya sangat menggembirakan,” cetusnya.

Saat ini, dirinya mengaku tengah melengkapi berkas yang diperlukan, dan untuk selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Kesehatan OKI. “Paling lambat ditunggu Kamis nanti. Saat ini waktu untuk perbaikan atau verifikasi berkas. Ya, nanti akan diserahkan ke Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Bidan PTT Desa Tugumulyo, Endang. Dia sangat bersyukur akhirnya dapat diangkat sebagai PNS. “Saya sangat senang sekali, sekarang kami sedang melakukan perbaikan berkas karena ada yang kurang dan salah,” pungkasnya. IAN

Sumber : palpres.com