Home / BERITA DAN KEGIATAN / Kontraktor Tol Kapal Betung Pesimis

Kontraktor Tol Kapal Betung Pesimis

tol

Pupus sudah harapan semua pihak untuk bisa menikmati akses jalan tol Kapal Betung (Kayuagung-Palembang-Betung) pada saat perhelatan Asian Games di Palembang, November 2018 mendatang. Megaproyek ini terancam tak akan selesai sebelum Asian Games.
Ancaman tak selesainya tol sebelum even akbar negara negara Asian itupun diakui masing-masing kontraktor, yang mendapat jatah membangun proyek. Setidaknya, ada 7 perusahaan besar dan kecil yang dilibatkan pada Tol Kapal Betung.

Khusus tol Kayuagung-Palembang, panjangnya lebih kurang 33,50 KM. Ada 4 perusahaan yang mengerjakan fisik tol di lapangan, yakni PT Prima Indojaya Mandiri, PT Chungma E & C, PT Yasa Patria Perkasa dan PT Waskita. Selain Waskita, ketiga perusahaan mengaku pesimis terwujud, jika tol harus selesai sebelum Asian Games.

Kepala Humas PT Prima Indojaya Mandiri (PIM), Hardy mengatakan, PT PIM mendapat jatah mengerjakan tol dari titik nol KM dari Desa Celikah Kayuagung hingga Desa Arisan Buntal Kayuagung sepanjang 4,5 KM.

Progresnya cukup mengejutkan karena realisasinya belum mencapai 1 persen. “Baru nol koma sekian persen, inipun masih tahap penimbunan. Jika cuaca panas tanpa hujan, membangun tol sepanjang 4,5 KM butuh waktu sekitar 2 tahun. Kami telah bekerja menimbun sejak Agustus 2016 lalu,” katanya.

Pengawas Lapangan PT Chungma E & C, Purnomo juga pesimis. Hingga saat ini progres pembangunan jalan yang dikerjakan masih nol persen. “Kami sekarang masih membangun jalan akses menuju proyek jalan tol. Jalan akses ini panjangnya 850 meter dan baru selesai ditimbun 700 meter,” akunya.

“Jangankan membangun jalan tolnya, membangun jalan aksesnya saja belum selesai. Kendala kami yakni cuaca, karena hujan terus menerus,” tambahnya.

PT Chungma E & C juga mendapat porsi membangun jalan tol sepanjang 4,5 KM dari Desa Arisan Buntal Kayuagung hingga Desa Rawang Besar SP Padang. Senasib juga dialami PT Yasa Patria Perkasa yang juga sama sekali belum memulai mengerjakan jalan tol, karena masih membuat jalan akses.

Reza selaku Main Contractor perusahaan tersebut mengaku, pihaknya sekarang juga masih membangun jalan akses menuju proyek jalan tol. Panjang jalan akses ini mencapai 700 meter, dan baru terealisasi 2 persen saja.

“Kami juga nantinya membangun jalan tol sepanjang 4,5 meter. Tapi jalan tolnya belum kami mulai karena masih membuat jalan akses,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang OKI, Ir HM Hapis MM menjelaskan, pemerintah memang menargetkan agar proyek tol Kayuagung-Palembang selesai sebelum Asian Games. “Tapi di lapangan, para kontraktor ini menghadapi banyak kendala seperti cuaca dan lainnya,” ujar Hapis.

Rincinya, fisik tol Kayuagung-Palembang sepanjang 33,50 KM dikerjakan 4 perusahaan yakni PT PIM, PT Chungma E & C dan PT Yasa Patria Perkasa. Ketiga perusahaan masing-masing mengerjakan 4,5 KM. “Sisanya yakni 20 KM dikerjakan PT Waskita. Tol Kayuagung-Palembang merupakan proyek Seksi I, proyek Seksi II dan III mengerjakan tol Palembang-Betung yang panjangnya mencapai 77,5 KM. Panjang jalan ini belum termasuk bangunan jembatan,” tandas Hapis. IAN

Sumber : palpres.com